SANGKAN PARANING DUMADI

•April 3, 2009 • 3 Komentar

Judul ini adalah salah satu ungkapan kuno leluhur kami/kita Manusia-Jawa (‘Java Man’), yang dalam bahasa Indonesia kira2:

SANGKAN = ASAL-MULA;

PARANING = ARAH-TUJUAN;

DUMADI = (semua) CIPTAAN.

Ungkapan 3 (tiga) kata. Ya hanya 3-kata, namun sangat-sangat padat, yang apabila dikupas dan diurai mencakup Alam-Semesta beserta seluruh isinya…

Karya-Cipta Yang Murbeng Dumadi…

Ngaturaken agunging panuwun dumateng para leluhur, yang telah mewariskan Ungkapan 3-kata Adiluhung, semoga dianugerahi tempat yang mulia dialam langgeng…

Sebelum saya lanjutkan, saya merasa perlu menggaris-bawahi tentang apa yang disebut SEJARAH.

Dalam tulisan ini, yang ingin saya tegaskan bahwa ‘sejarah’ menjadi bagian tak terpisahkan (inherent) dari SANGKAN PARANING DUMADI…..

 

Baiklah saya lanjutkan…

Bagi anda yang (belum pernah dan) ingin melihat gambar2 isi Alam-Semesta, silahkan klik http://heritage.stsci.edu/gallery/gallery.html yang menampilkan berbagai citra hasil jepretan satelit Hubble yang saat ini masih menjelajah Ruang Angkasa. Itulah gambar2 (sebagian) isi Alam- Semesta, yang oleh para pakar astronomi/ruang-angkasa dinamakan cluster, kabut-kosmis atau nebula. Konon masing2 kabut-kosmis berisi/mengandung bermilyar bintang yang masing2 dikelingi planet2, yang salah-satunya yaitu Tata-Surya kita. Betapa luas Alam-Semesta…..

Betapa Agung Yang Murbeng Dumadi….. Tan Kena Kinaya Apa….. Tidak Bisa Digambarkan/Diperumpamakan Seperti Apa….. Ma Ga Ba Tha Nga…

Didalam Kemahaluasan Alam-Semesta, planet Bumi yang kita tempati bagai sebutir Elektron yang mengelilingi Proton (Matahari), sedangkan kita MANUSIA (mahluk ciptaan paling sempurna?) hanyalah DEBU yang menempel pada elektron…..

Kalau begitu didalam Alam-Semesta penuh dg. sekian milyar, triliun atau bahkan milyar-triliun, triliun-milyar elektron & proton…..

Saya jadi ingat pelajaran IPA disekolah, elektron/proton, neg./pos., dan sbg. salah satu mahluk ciptaan, mengenal laki2/perempuan, baik/buruk, kanan/kiri, malam/siang, dst. yang serba paradoksal, saling berinteraksi/silih berganti.

Apakah ini yang dimaksud oleh salah satu tokoh Manusia Jawa (Java Man) bergelar AJI-SAKA, yg mewariskan pesan dalam bentuk Kakawin(?) spt. berikut:

HA NA CA RA KA ;

DA TA SA WA LA ;

PA DA JA YA NYA ;

MA GA BA THA NGA.

yg menjadi cikal-bakal Manusia-Jawa berbahasa, berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan….. Bahkan dalam situs http://wiedjaya.wordpress.com/ menyimpulkan bahwa ternyata bahasa2 Nusantara adalah induk dari bhs. Sansekerta.

Ini sekilas tentang SANGKANING Bahasa… warisan leluhur kami/kita, yg bergelar AJI-SAKA….. Sedangkan SANGKAN PARANING AJI-SAKA sbg. bagian dari SANGKAN PARANING DUMADI, … akan kita bahas kemudian, dlm. http://dbo911mosaik.wordpress.com/

 

Diatas saya singgung tentang sifat2 PARADOKSAL yang ada di dlm (bahkan mungkin memenuhi) Alam-Semesta.

Kelanjutan tulisan yg. saya sajikan akan memasuki masalah2 tsb., antara lain Materi yg dihasilkan oleh Anti-Materi, sampai pada Menyatunya Paradoks… sbg akibat saling ber-interaksi (Da Ta Sa Wa La).

Namun utk. ini, saya mohon ijin istirahat guna mencoba meng-UpGrade perangkat dBo saya…..

 

(bersambung)

Iklan