SANG PAHLAWAN BESAR

Renungan Hari Pahlawan 10 Nopember

Tulisan ini mengenai seorang Pahlawan dari perspektif saya, bahkan seorang PAHLAWAN BESAR NUSWANTARA.

  • Beliau memiliki kesadaran akan kebesaran/keluasan Wawasan-Nusantara;
  • Beliau peletak dasar Bhinneka Tunggal Ika;
  • Beliau konseptor Nagara Kertagama;
  • Beliau dengan gagah berani, secara ksatriya menghadang/menghadapi bangsa Mongol yang mengganggu wilayah Semenanjung Melayu dan Tumasik, bahkan mengancam Sriwijaya.

Menghayati, Merenungi serta Meresapi uraian dalam sebuah situs-web encyclopedia, muncul disamping rasa kagum, tetapi juga pertanyaan2 besar, antara lain:

  • Sifat gagah-berani dipadu dengan kesadaran akan wawasan Nuswantara, siapa sebenarnya beliau atau ada ‘apa’ dibalik itu;
  • Apakah saat itu yang lebih dari 700-th yl. Beliau sudah memiliki kesadaran atau mendapat petunjuk bahwa Nuswantara?Tanah Jawa adalah Pusat_Peradaban Purba Dunia, sebagaimana akhir2 ini banyak diuraikan diberbagai situs-internet;
  • Apakah pada saat itu beliau sudah mengaetahui Situs-Purbakala SANGIRAN, atau katakanlah mendapat Resonansi-Getar dari Leluhurnya Rumpun Besar Ras Manusia;
  • Apakah beliau pada saat itu, lebih 700-th yl. sudah memiliki kesadaran/petunjuk, adanya Aji Saka, Pohon-Kehidupan, Tiang-Utama yang berdiri kokoh, tegak, yang menaungi begitu luas rumpun2 bangsa, Madagaskar/Pantai Timur Afrika, Asia-Selatan/India/Semenanjung Melayu/Tumasik, Philipina, Hawaii/Tahiti, Australia;

Inilah sajian singkat saya, semoga dapat menjadi bahan renungan kita bersama dalam suasana Menyemangati Kembali Hari Pahlawan 10-Nopember ;

Uraian2 singkat diatas, sebagian merupakan inti-sari kesimpulan uraian encyclopedia-sejarah, sebagian lainnya seperti sosok-tokoh merupakan/renungan pribadi.

Oleh sebab itu, apabila ada bagian yang perlu koreksi, pelurusan dsb. disamping sangat saya nantikan, juga sangat saya hargai dan saya terima dengan keluasan hati, karena semuanya saya gunakan sebagai pencerahan/perluasan wawasan.

Mungkin masih ada/banyak para sidang pembaca yang terhormat pemerhati sejarah yang bertanya-tanya siapakah Beliau. Untuk ini silahkan klik:

http://id.wikipedia.org/wiki/Kertanagara

Bagimu Para Pahlawan Kemerdekaan…….

________________

https://dbo911.wordpress.com/

~ oleh dBo pada November 9, 2009.

20 Tanggapan to “SANG PAHLAWAN BESAR”

  1. Banyak dari generasi sekarang ini yang tidak PD dengan jati dirinya sebagai bangsa
    Selama ini terlalu banyak gempuran budaya asing yang diiklankan paling pinunjul, sedang budaya sendiri malah dinistakan.
    Maka bangsa yang kaya ini terus memperkaya bangsa lain yang dianggapnya lebih pinunjul persis seperti budak kepada majikannya
    Kita banyak ikut berjasa membuat tahi bagi bangsa lain sambil terus membiarkan kepala kita dinjak-injak
    Juga terhadap sesama anak bangsa seperti kucing kerah.

    Maka saya menggugat, kalau dewa ora sulaya wali ora ngapusi *padahal wali gaweyane mung ngapusi*
    Saya menuntut kembalinya Nusantara seperti perjanjian yang telah dilakukan Eyang Sabdopalon Nayagenggong dengan Eyang Brawijaya dan Para Wali

    Kalau manusianya memang sudah tak bisa diajak revolusi maka biarlah suket godhong kayu watu bledeg cahya kutu-kutu walang antaga werjit cacing kang arupa gemremet yang merevolusi manusia, menus-menus kakehan dosa ini

    Salam karaharjan para pinisepuh semua, pangestu panjenengan sangat kami harapkan
    Semoga para pahlawan bangkit manuksma dalam diri kami para muda penerus bangsa ini

  2. Tulisan diatas dimaksudkan agar Para Generasi Muda Penerus Bangsa tetap menghargai serta mengabadikan ‘Api Semangat Kepahlawanan’ sebagaimana telah dilakukan seorang pemuda yang kita kenal dengan panggilan BUNG TOMO. Bagaimana seorang BUNG TOMO membangun ”Kesatuan Tekad dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika” guna Mengusir Penjajah, merebut KADAULATAN kita Para Anak Bangsa (ref. http://nusantaranews.wordpress.com/)

    Sampai saat ini KEDAULATAN KITA PARA ANAK BANGSA, MASIH TERINJAK-INJAK OLEH BERBAGAI BENTUK PENJAJAHAN yang tersamar dalam berbagai warna baju…

    ”SEJATINYA MERDEKA ADALAH KEDAULATAN”

    Apabila Reformasi-1998 telah gagal, kita lakukan TRIWIKRAMA-BUDAYA…..RENOVASI MULTI-DIMENSI atau bahkan RESTORASI MULTI-DIMENSI. Membangun kembali KEJAYAAN NAGARA KERTAGAMA…….

    KITA BANGKITKAN KESATUAN-TEKAD DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA

    Bagi sidang pembaca yang mungkin masih memerlukan referensi sumber tulisan saya SANG PAHLAWAN BESAR diatas silahkan klik:
    http://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Singhasari_1351
    http://en.wikipedia.org/wiki/Java_Man

    Salam…NAGARA KERTAGAMA

  3. 10 Nopember 1945 seorang Pemuda bernama BUNG TOMO telah berhasil mengobarkan API SEMANGAT KEPAHLAWANAN, membangun KESATUAN-TEKAD dalam bingkai BHINNEKA TUNGGAL IKA, mendobrak mengusir para penjajah…MEREBUT KEDAULATAN-BANGSA.

    Kini mari kita kobarkan kembali API SEMANGAT KEPAHLAWANAN, MEMBANGUN KESATUAN-TEKAD dalam bingkai BHINNEKA TUNGGAL IKA/Bhinneka Tunggal-Sikep…MEMBERSIHKAN BHUMI PERTIWI NKRI dari semua anasir “PEMBALAK/TERORIST MULTI-DIMENSI.

    Bhinneka Tunggal-Sikep
    Bakuh-Kukuh-Utuh…NKRI
    Samin adalah Sikap

  4. Selamat Pagi mas,
    Numpang baca-baca dulu.

    Salam.

  5. Sumangga dipun sekeca’aken, kidimas Lambang,
    Ngaturaken agunging panuwun sampun karsa lenggah ing ‘gubug-penceng’ punika.

  6. mohon ijin utk menyimak kaliyan romo dbo….nuwun sewu dereng saget komeng…..

  7. Sumangga dipun sekeca’aken kidimas M4stono,
    Matur nuwun ingkang tanpa-upami, sampun karsa lenggah ing ‘gubug penceng’ punika…

  8. pamuji rahayu…
    menika Ki rakamas dBo.. ingkang kedah dipun tuladhani kaliyan para pemuda NKRI.. menjunjung tinggi kedaulatan yang telah dicetuskan oleh para leluhur dan pepunden kita…, sehingga kita bisa menikmati alam merdhika.. nanging njih dereng merdhika kanthi leres…, mungwing manungswa mudha jalaran sampun ngutek budaya manca… lan sampun mergaul kaliyan darahipun.. menapa ingkang dipun gayuh dan gegayuhan para leluhur sahingga nitisaken kahanan menika .. mboten jumbuh kaliyan cita – cita dan harapan beliau.. amargi para pemuda kita rasanya sekarang tidak bisa noleh githoke dhewe, melik nggendong lali.. bisane mung adol abab, setor rai, adu cocot… tanpa makna dan pelaksana.., senenge mung ngujar kanefson.., lali marang temah wadhi…, padahal perjuangan pahlawan ( leluhur ) kita sejak zaman purba telah menghabiskan getih, luh, nyawa, lan samubarang kang gumelar… nanging.., kita tinggal mengisi dan menikmati saja kok yo masih padudon rebutan balung.. lir srenggolo…., ilang rasa lan rumangsa kamanungsannya…, rasa nasionalisme bangsa kita sudah luntur.., rasa persatuan kita telah goyah, rasa saling tepa slira, tenggng rasa sudah tidk ada lagi…. , padahal… kita ini sudah bisa apa…? sudahkah kita mencintai bumi pertiwi kita..? yang telah begitu banyak memberi tanpa meminta kembali..? dewi sri.. memberi kita dan bangsa ini hidup tanpa kekurangan pangan… , bumi kita menyediakan berbagai kebutuhan untuk kita…, nanging kenapa malah memuja negeri lain.. mengkultuskan negeri lain, apa -apa yang datang dari tanah perjanjian dianggap suci dan diberhalakan serta disembah.., bhumi pertiwi merana… ibarat seorang Ibu yang renta.. melahirkan anaknya dengan penuh kasih sayang sejak bayi .. hingga dewasa.. dan pergi entah kemana tanpa mempedulikan lagi sang Ibu yang kini merana .. mengharapkan pijakan lembut kaki kaki para puteranya.. untuk menggali sumber daya ( harta karun ) kekayaan gaib yang tersimpan diperut Ibu pertiwi.., sementara putera – uteranya sedang adu cocot , ribut dan bertengkar .. memeprebutkan bangkai…, tolehlah perut bhumi peertiwi nak…., buanglah doktrin dan egomu…, raihlah cangkul.. dan galilah harta ibumu yang telah lama menunggu untuk kesejahteraanmu…., ibumu telah menyimpan kebutuhan untukmu yang tak terhingga.., sebelum dirampok dijarah orang lain…, dan kini semua telah terjadi…, hingga ibumu hanya tinggal tangis merana.., harta yang seyogyanya untukmu.., tapi telah dirampas orang lain…, karena putera puteranya keasyikan bermasyuk ria dengan janji dan kidung pahala syurga..,
    bangkitlah nak…, raih kemashyuran negerimu.., ibu selalu memberi pengestu dan selalu menyediakan bekal untukmu berjuang demi kemakmuran, keadilan, dan kedaulatan untuk menjadi manusia yang merdeka….,
    Bangkit.. bangkit…, lupakan keterlenaanmu dengan buaian durjana.. ingat nak.. dosa itu nikmat..,
    matur sembah nuwun
    salam sihkatresnan
    rahayu..

  9. Yth. Kidimas Hadi Wirojati,

    Matur nuwun ingkang tanpa upami atas kunjungan panjenengan.
    Saya sebagai generasi yang sudah saatnya surut, memperoleh koment/paparan panjenengan, serasa mendapat tetes2 ‘air bening dingin sejuk’ dilubuk hati.
    Semoga saya masih diberi kesempatan oleh Gusti, untuk Tut Wuri Handayani, walau hanya berupa goresan2 pena sederhana spt ini.

    Hanya saja, menghadapi situasi yang penuh keculasan, kekejian seperti sekarang ini, harus ekstra CERDAS, CERMAT, JELI, TAJAM serta TERARAH… Masalahnya mana kawan mana lawan sangat2 tersamar…

    Saya kepada panjenengan yang sudah winasis dan waskita (winaskita), rasanya tidak perlu lagi berpanjang-lebar. Malah saya nyenyuwun panjenengan karsa asring blog-walking menebar dan menggemakan pengamatan2 panjenengan terhadap sikon saat ini. Andai saja panjenengan sarujuk, sumangga tindak paring pencerahan2 di http://kangboed.wordpress.com/ , http://nusantaranews.wordpress.com/ atau http://serbasejarah.wordpress.com/ . Saya amati blog2 tsb banyak dikunjungi kalangan muda penuh semangat namun belum cukup terarah, yang maaf saya perumpamakan sebagai ‘batu2 berserakan yang belum tahu akan bersatu-padu membentuk bangunan apa. Malah sangat rawan digunakan pihak2 tertentu untuk alat demo, merusak kampus, merusak sarana2 publik/umum.
    Ini panuwun kawula… Oh iya hampir lupa, ditempat kidimas Tomy masih/sedang berlangsung ‘Perang Kembang’, sumangga dipun tindaki.

    Demikian kidimas Hadi, semoga panjenengan sekeluarga tansah pinaringan Kanugrahan, Karaharjan dan Karahayon dari Gusti Ingkang Maha Asih…

    • Hanya saja, menghadapi situasi yang penuh keculasan, kekejian seperti sekarang ini, harus ekstra CERDAS, CERMAT, JELI, TAJAM serta TERARAH… Masalahnya mana kawan mana lawan sangat2 tersamar…

      hehehehehe.. saya sangat setuju karena banyak kekuatan hitam mencoba menyusup untuk masuk dan memporak porandakan sesama kita sendiri.. entahlaaaah !!!.. cuma itu yang saya rasakan dan membuat terpaksa menutup diri.. pesan ini boleh dihapus mBah

  10. Apa yang dikatakan Presiden RI Ir. Soekarno dengan JASMERAH-nya memang adalah sebuah pesan agar kita tidak lupa akan kesejatian kita sebagai bangsa Nuswantara.

  11. Betul kidimas Itempoeti,

    Tiga Dasa Warsa, sistim pendidikan kita telah banyak mengenyampingkan pelajaran sejarah,
    Tanpa pengetahuan sejarah, kita akan hilang arah,
    Kita terutama Generasi Muda, jangan menanggalkan JASMERAH…

    Terima kasih kunjungannya

    Salam…Rahayu

  12. Pendidikan dari hari ke hari semakin menitik beratkan IQ.. sehingga anak kecil sudah merasakan stress dan kehilangan waktu untuk bermain dan bercanda.. sementara EQ yang dilatih dengan rasa kebersamaan dengan permainan tradisional kita dulu sudah diabaikan dan SQ sudah menjadi barang langka jangankan anak orangtuanyapun sudah mulai luntur.. apalah artinya mendidik manusia dengan IQ tinggi dengan kecerdasan luarbiasa.. tetapi keropos secara mental dan spiritual.. entah apa yang akan terjadi kedepannya.. mudah mudahan ALLAH akan memberikan satu jalan keluar demi kebangkitan negeri ini.. walau mungkin terkadang jalan yang akan diberikan teramat sangat pedih dan menyakitkan.. memang saya perhatikan mulai banyak anak muda yang terbangun tetapi ternyata setelah saya dalami dan selami semua masih berat dan jauh sekali dari yang diinginkan.. sahabatku Eyang DBO yang baik berhati hatilah ke depannya karena sudah akan mulai masuk ke dalam arus percepatan.. ARUS PERCEPATAN.. yang mungkin akan membuat segala sesuatunya berjalan semakin cepat biarlah kita menunggu sambil berdoa semoga kebaikan akan keluar sebagai pemenangnya dalam menjalani ARUS PERCEPATAN yang baru di mulai.. insya Allah..

  13. Terima kasih…terima kasih kidimas kangBoed yang tercinta…

    Memang kita hrs mempersiapkan diri menghadapi ARUS PERCEPATAN BADAI PUTING-BELIUNG…

    Mari kita tingkatkan tekad MENGEMBALIKAN JATI-DIRI SEJATI ANAK BANGSA, DEMI KEMBALINYA KEJAYAAN…NKRI.

    Sekali lagi…terima kasih pepelingnya
    Rahayu….

  14. sugeng siang ki romo dbo……

    bagi saya pribadi sendiri….tapi ini mungkin ya baru tebak2an ngasal othak athik gathuk mathuk….pusat peradaban dunia ya di tlatah mataram….secara mataram itu se analogi dengan kata “mother land” jadi mataram juga bisa diartikan “tanah keibuan” atau ibu dari segala kebudayaan….memang sekilas agak ngoyoworo atau jawanisasi, tapi bisa juga benar adanya…..dulu wangsa syailendra dari sriwijaya berebut tanah mataram dengan dinasti sanjaya dari tatar sunda, apakah yg mereka perebutkan?? apakah hanya lahan subur? saya kira di sunda tidak kalah subur dengan mataram yg pedalaman ini……pasti ada sesuatu yg diperebutkan……………..

    o iya romo….jawa itu juga seanalogi dengan jewish….mungkin romo dbo bisa memberi masukan ngelmu othak athik gathuknya dengan pengalaman panjenengan yg sudah ngideri jagat……

    nuwun

  15. Kasugengan kinakmas M4stono…kadang sutresna,

    Matur nuwun sampun karsa paring tambahan wawasan yg bahkan menyejukkan…
    Menyejukkan, karena ternyata masih cukup banyak Para Generasi Muda Penerus Bangsa yang memiliki kepedulian/semangat MENGGALI/NGURI-URI LELUHURNYA SENDIRI…
    BUKAN leluhurnya bangsa lain…

    Semoga getar semangat ini menebar keberbagai penjuru Nuswantara…
    Matur nuwun…matur nuwun,

    Ngengingi bab othak-athik-gathuk ”mataram = mother-land” ingkang panjenengan serat, malah mengingatkan saya jauh surut kemasa-lampau kl. 100.000th yl. Terjadi beberapa gelombang perpindahan manusia/penduduk, dari bag. Barat Afrika menelusuri Timur Tengah, Asia Selatan, India, Siam, Semenanjung Melayu/Tumasik, semuanya menuju Nuswantara atau ”Mother-Land/Bhumi Pertiwi”…
    Sumangga kawula aturi tindak dumateng situs-web : http://peradaban-nusantara.kolomnyawied.com/
    Ada apa ini? Apa hubungannya dengan SANGIRAN/Sragen bahkan terakhir PATIAYAM/Kudus.
    Apa hubungannya dengan ”JAVA-MAN”?
    Keterkaitan Jawa=Jewish, ditarik kebelakang konon akan bertemu ABRAham/IBRAhim – BRAhmana – BRA wirabumi – BRA wijaya. Yang lain lagi Tao – Taorat – Tauhid…
    Ini baru penggalian sampai pada kl.2000-th SM.
    ”JAVA-MAN” bentang-rentang waktu yang dijangkau malah sampai 2-juta th. Yang lampau.

    Wonten malih ingkang langkung nggeteraken batos/manah kawula kinakmas, yaitu hasil analisa ilmiah atas Fosil Serpihan Papan Perahu Nabi NUH. Ternyata memiliki kesamaan stuktur kayu-jati yang hanya ada di p.Jawa.

    Belum lagi cerita tentang bangsa LEMURIA dan ATLANTIS, yang katakanlah kesimpulan sementara, beberapa sumber mengarah ke Nuswantara kita ini.

    Nyuwun pangapunten, saya secara pribadi berusaha meminimalisir tulisan2 yang agak sentralistik daerah tertentu(bukan berarti tidak sarujuk), agar tidak mempertajam kecemburuan2 sesama Anak-Bangsa NKRI.
    Kecuali seperti ”JAVA-MAN” yang sdh diakui/menjadi WARISAN-DUNIA…

    Kiranya demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bisa menambah kemeriahan diskusi kita dan juga para Sanak-Kadang Generasi Muda NKRI…

    Nyuwun pangapunten mbok bilih wonten ing ndadosakaen kirang rena ing penggalih…
    Rahayu…….

  16. Nuwun Eyang ,
    Pancasila sebagai falsafah hidup manusia, bukan hanya bangsa Indonesia, menurut saya sebenarnya mampu untuk menyatukan kembali keturunan Abraham di Timur Tengah sana bahkan juga seluruh umat manusia. Di Timur Tengah dimana sesama saudara saling berbunuhan
    Maka Pancasila harus dibangkitkan kembali dengan kadernya para muda seperti kami ini merevolusi kultur
    Karena dengan Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika kita menjadi Bapa Segala Bangsa menjadi Ibrahim/Abraham masa kini yang ‘nebus dosa’ merukunkan kembali seluruh manusia
    Para leluhur kita telah menemukan Gatholoco dimana agama adalah ageming aji yang bermata satu seperti si Gatho bermata satu yaitu Budi Pekerti Luhur
    Yang meski matanya Cuma satu namun awase ora ilok-ilok hingga mampu meloco menjadikan manusia, lalu disebut sebagai Dharma Gandul, dharma, solah bawa, af’al, tingkah laku si Gemandul ya Si Kalam Wadi ini yang mampu menulis di awang-uwung menjadikan kitab Aku Iki Urip
    Urip atau Hidup adalah tunggal, tidak ada pabriknya
    Maka ketika PBB menolak Pancasila sebagai falsafah hidup manusia Bung Karno berkata “Go To Hell With Your Aid”
    Sekedar ndleming Eyang, sumangga kula aturi kersa paring banyu bening kagem kula

  17. Whaahh…nyimak ular-ular dari para Sedulur Sejati Tunggal-Sikep disini, atiku kok melu nggeter. Terutama menyinggung SANGIRAN dan PATIAYAM.

    Saya nderek nyimak ngangsu kawruh dulu mbah dBo, nyuwun sepura kalau2 ngganggu para Sedulur yang lain.
    Silahkan dilanjut para Sedulur.

    Matur nuwun mbah dBo,
    Salam Ing Sejatine Seduluran

    Bhinneka Tunggal-Sikep
    Bakuh-Kukuh-Utuh…NKRI
    Samin adalah Sikap

  18. maturnuwun ki romo atas masukan dan link nya…terus terang linknya mas wied ini dulu yg di wiedjaya.wordpress dotcom keknya hilang/dihapus….mungkin ini linknya beliau yah………

    sebenarnya saya sangat senang berdiskusi mengenai nusantara tempo dulu yg tidak tercatat disejarah khususnya/ OOPARTS……

    saya sebenarnya juga punya teori ngawur mengenai nusantara tempo dulu….dulu memang nusantara ini masuk kedalam wilayah benua lemuria yg punya peradaban sangat maju kira2 11000 tahun yg lalu terjadi peperangan atas penyerbuan bangsa atlantis ke lemuria dan terjadi peperangan yg memusnahkan hampri seluruh penduduk lemuria yg spiritualis ini, sedangkan yg selamat pergi ke planet lain digugusan bintang pleaides dgn kecanggihan teknologinya, sebagaian lagi menyeberang ke dimensi lain/alam jin, sebagian lagi bertahan di bumi nusantara ini, sebagian lagi pergi ke benua lain/amerika dan menjadi suku indian disanan….mungkin kalo penjenengan muslim…nuwun sewu lho romo….bisa dilihat di surat sabaa, disitu disebutkan bahwa orang2 terdahulu itu lebih kuat dibanding sekarang dalam arti punya teknologi yg lebih maju……………

    nah sekarang kendalanya adalah menemukan kembali jejak2 budaya kecanggihan masa lampau yg tersisa di bumi nusantara ini….kalo cuman batu ato fosil di luar negeri juga banyak….suka ato tidak tradisi budaya kita adalah budaya lisan yg sangat menyulitkan utk ditelusuri dibanding budaya tulisan…………….tapi mungkin menurut saya identitas asli bangsa nusantara ini ada di gunung tidar yaitu mati sadar/mati sakjroning urip/pamoring kawulo gusti….dan apakah dibalik gunung tidar secara fisik itu hanya Allah yg tahu…………….maturnuwun ki romo atas masukannya yg sangat berharga ini…………..

  19. http://sangkebenaran.blogspot.com/

    Inilah contoh ajaran PEDOFILIA Muhammad:

    Dikisahkan Jabir bin ‘Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?

    Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.

    A’isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.

    Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.

    Dikisahkan A’isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A’isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).

    Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.

    Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: