Selingan Khusus

Selingan Khusus…kilas gelar..

wayang ‘Poerwa Sambita’

oleh dBo=dalangBento…o..o..o

 

dlang..tak..dlang..tak..tak..dlang..gungngngng…

Oooo…eee…aaa…

malam kelam mencekam…bhumi gonjang-ganjing…jawa-dwipa semakin miring…..

 

saya ceritakan, ditlatah situs-purbakala Patiayam…prabu Kresna(K) bersedekap-tangan menghadap ketimur…lama tercenung dalam menung..dibelakangnya prabu Wrekudara(W) mengiringi.. Keduanya cukup lama terdiam dalam hening… Akhirnya prabu Wrekudara memecah keheningan…..

W: WAAA…KAKAKKU JLITHENG..,MENGAPA SEDARI TADI DIAM MEMBISU MENGHADAP KETIMUR;

K: Iya..iya..ya.., begini adik Bima, spt kita ketahui tlatah Patiayam adalah situs purbakala yang memper kuat keberadaan Situs-Sangiran, tempat lahir ‘Leluhurnya Para Leluhur’ Manusia-Jawa yg sudah diakui diseantero persada bhumi;

Dengan ditemukannya Patiayam, berarti makin kuat ‘keyakinan’ para-ahli dari semua cabang keilmuan, bahwa p.Jawa memiliki sejarah peradaban Sangat-Purba. Dan menurut saya, adhi Bima.., p. Jawa sangat-sangat pantas menyandang gelar JAWA-DWIPA.

Saya tercenung memasuki alam Masa-Lampau jutaan tahun, suatu rentang waktu sejarah peradaban Manusia-Jawa khususnya dan manusia bhumi pada umumnya…..

Sejarah ‘Kemajuan’ Peradaban dari Sangat-Primitif sampai saat ini yg disebut Sangat-Modern…..Namun dalam cenung-menung ini walau kakak menghadap ketimur, namun mata-batinku secara tajam saya arahkan kebarat. Coba adhi amati sebelah barat bagian selatan dilereng kaki g. Merbabu dan g. Tidar ada dua tumpukan batu, tumpukan yg satu kecil sedang ygsatu lagi besar. Apakah adhi juga melihat?…

W : WAAA… YA..YA.. SAYA.. MELIHAT…KAKAKKU… ITU KAN YG TERKENAL DG NAMA ‘CANDI BOROBUDUR’ YG SDH BERDIRI KOKOH DAN MEGAH SEJAK 1300 -THN YL. SALAH SATU KEAJAIBAN DUNIA… WAAA… SAYA SDH TAHU, KAKAKKU JLITHENG. TERUS BAGAIMANA….?

K : Betul, adhi betul. Itulah salah satu ‘Peninggalan Leluhur’ Tanah Jawa. Candi Borobudur Keajaiban-Dunia…..

Tapi mata-batinku terpana oleh munculnya ‘CANDI-BARU’…

W: WAAA… YG MANA.. KAKAK JLITHENG

K : Coba pandang lurus kearah barat menelusuri pantura tanah Jawa, ada ‘CANDI BAU(eh BARU)’ yg lbh besar dibandingkan Borobudur; Sebagai monumen peninggalan Manusia-Modern bagi anak-cucu mereka sdh sepantasnya menjadi salah satu ‘Keajaiban-Dunia ke-9’;

W: WAAA… KAKAKKU JLITHENG BICARA NGELANTUR KEMANA…? ITU ‘KAN TUMPUKAN SAMPAH DIDESA BANTAR-GEBANG, BEKAS….BEKAS….BEKAS… APA…MALAH LUPA…..;

K: Bekasi, adhi….

W: YAA…BEKASI….

K: Terus kearah barat lagi di jl.Thamrin-Jkt., didlm gedung megah yg bernama Bank-Indonesia, ada tumpukan DATA HUTANG PRIVAT yg telah berhasil diNASIONALISASIkan menjadi BLBI. Konon 10-thn yl. berjumlah ratusan-triliun rupiah, seka rang menjadi seribu-triliun rupiah lebih. Produk keberhasilan ‘ORANG-ORANG MODERN YANG SUKSES’.

Saya kira inilah dua cerminan ‘KEMAJUAN PERADABAN MODERN’. Semoga keduanya menjadi ‘KEAJAIBAN-TERAKHIR’…..

W: WAAAA….. MENURUT SAYA APAKAH PANTAS DISEBUT SBG KEMAJUAN-PERADABAN…kakak Jlitheng?!

K: Eh…eh…eh… Sebentar adhi Bhima, Coba lihat keselatan sedikit agak ketimur, sepertinya para Panakawan Gareng(G), Petruk(P) dan Ba gong(B)berlarian keluar dari Balai-Kelurahan… Coba kita tanyakan kepada mereka…ada apa….

W: WAAA…YA..YA…MARI…MARI…

 

dlang..tak..dlang…tak…tak…dlang…

gungngngngng…..

 

dBo: saya ceritakan, Kyai Semar Badranaya Ismaya(SBI), pejabat Lurah di Desa Sangiran, baru saja mengutus putra2nya Gareng, Petruk & Bagong agar segera menghadap ‘panengah Pandawa’, yaitu prabu Tomy Arjunanto.

 

dlang…tak…dlang…tak…tak…dlang gungngngng

 

K: Ee…ee…berhenti sejenak Nala Gareng, Petruk dan Bagong, kalian bertiga berlarian keluar dari Balai-Kelurahan akan kemana dan ada perlu apa?!

G/P/B: E…m…anu…ndoro Prabu Dwarawati dan Prabu Bhima.., k..k..kami disuruh rama segera menghadap ndoro Prabu ‘Panengah Pandawa’ Tomy Arjunanto utk menyampaikan maaf atas sangat terlambatnya rama-kami membalas uluk-salam ndoro Tomy-Arjunanto.;

K: Lha..mengapa rama-kalian sampai terlambat menyambut uluk-salam tsb.?

G/P/B: Iya..ndoro sekalian kami utarakan, rama-kami beberapa minggu terakhir terlihat agak murung, sering berdiam diri, dan termenung-menung;

K: Emm…agaknya ada hal serius yg dihadapi kakak Semar…. Mari kita segera kedalam Balai-Kelurahan

adhi Bhima…adhi Bhima…adhi…?!Lho kok termenung… memikirkan apa?… adhi…adhi Bhima?!

W: WAAA…YA…YA…KAKAK JLITHENG, MEMANG SAYA AGAK TERMANGU, KITA SEKARANG INI SEDANG MAIN DALAM LAKON APA? DAN SIAPA DALANGNYA?!

K: Maksud adhi apa?

W: WAAA…BEGINI KAKAK JLITHENG, SAAT INI KITA BERADA DIDEPAN BALAI-KELURAHAN SANGIRAN, DAN KAKAK KYAI SEMAR SBG LURAHNYA SELAIN ITU TADI DIKATAKAN ‘PANENGAH-PANDAWA’ ADIKKU BERNAMA TOMY-ARJUNANTO. KALAU BEGITU SAYA SEBAGAI KAKAKNYA APA BOLEH MENAMBAH NAMA MENJADI BAMBANG-WREKUDARA…DAN INI DALANGNYA SIAPA…?!

K: Sudah…sudah… Soal nama adhi tidak usah dipersoalkan. Kakak akan menjelaskan soal lakon yg kita mainkan adalah ‘Kilas Gelar Lintas Peradaban’. Makanya kakak Kyai Semar menjabat Lurah di Sangiran, karena lokasi ini telah lama diakui dunia sbg Situs-Purbakala paling lengkap dan tua. Dan dg. ditemukannya Situs-Patiayam makin memperkuat Sangiran;

W: WAAA…YA…YA…SAYA MENGERTI, LHA…TENTANG…DALANGNYA…?;

K: Dalangnya…dalangBento…o..o..o

W: WHUAAH…KAKAK KYAI SEMAR,…KAKAK JLITHENG SAYA LEBIH BAIK PULANG SEKARANG, TIDAK SUDI DIMAIKAN OLEH dalangBento..o..o

SBI: Ei…ei…i…i…sabar adik Prabu…,dengarkan duluu…kata-kata saya. Tentu akhir2 ini adik Prabu sering mendengar terjadinya gugat-menggugat masalah pencemaran ‘nama-baik’, iya kan;

W: WAAA…YA…BETUL…LALU…?

SBI: Ei…ei..i..i.., jadi sebenarnya kita dimainkan oleh pribadi dalang yg cukup sulit kita temui pada era sekarang ini. Karena telah mampu mencemarkan nama-baiknya sendiri, berarti mampu mengkritik dan mengkritisi diri sendiri…..

W: WAAA…YA…YA…YA… SAYA MENGERTI…SAYA MENGERTI…..

SBI: Kalau begitu…saya ucapkan selamat datang adik Prabu berdua, telah sudi berkunjung ditempat sederhana ini. Ada kabar atau keperluan apa adik2 Prabu?;

K: Begini kakak Semar, tadi diluar kami berdua bertemu para putra Gareng, Petruk dan Bagong, menceritakan bahwa kakak Semar akhir2 ini banyak berdiam diri & sering termenung, apa ada hal yg sangat serius kakak…?!

SBI: Ei…ei…i..i.. Benar adik Prabu. Coba adik Prabu hening sejenak Banyak sekali rengek-tangis anak2, desah rintih kemiskinan, keprihatinan, kepedihan, kelaparan, pengangguran. Berjuta di Nusantra, serta dibelahanlain benua. Pendek-kata berjuta-juta Panakawan Kehilangan Lahan/Lungguhan(PKL), justru di tanah yg secara fitriah menjadi haknya. Dan anehnya semua Agama tidak mampu memberi solusi. Menata mana yg hak dan mana yg jahiliyah…..

Untuk inilah saya merenung, Mungkin melalui Sangiran kita bisa menelusuri Ratusan-Ribu Utusan Hyang Murbeng Dumadi bagi setiap Etnis & Suku Bangsa yg telah Dia Ciptakan. Kerusakan-Lingkungan semakin Parah, Banjir-Bandang, Tanah- Longsor, Pembalakan-Hutan semakin Arogan.

Saya merenung lama, jauh ke masa lampau sampai kemasa sekarang dan akhirnya muncul pertanyaan2: *kemana arah yg disebut KEMAJUAN-PERADABAN?

*Apa yg dimaksud dg HAM, UTK YG MANA, UNTUK SIAPA?

*Apa tugas atau untuk apa dan siapa MAHKAMAH-INTERNASIONAL?

*Siapa yg sudah mendapatkan AMNESTI-INTERNASIONAL? Saya kira sudah saatnya semua Bangsa didunia dan khususnya GENERASI PENERUS BANGSA DI NUSANTARA, menjadikan SANGIRAN SEBAGAI PUSAT CERMINAN(REFLEKSI) DAN PENELUSURAN SEJARAH JATI-DIRI DAN PERADABANNYA. MENJADIKAN ‘SANGIRAN SEBAGAI PUSAT-ZIARAH BANGSA2 DIDUNIA’.

Itulah adik Prabu, hal2 yg saya rasakan sebagai kepedihan dlm batin akhir2 ini…

K: Mmm…iya…ya…ya… kakak Semar….

W: WAAA…SAYA KIRA LEBIH TEPAT SBG ‘KEKEJAMAN-PERADABAN’…

K: Kemudian… adik prabu ‘Panengah Pandawa…ada pesan apa…

SBI: Itulah adik prabu Dwarawati, saya agak kurang perhatian karena situasi kepedihan ini, rayi prabu…..

K: Saya kok mendapat krenteg yg kurang nyaman ditambah saat2 malam lewat larut kakak Semar. Sepertinya sdh mendekati saatnya Goro-Goro kakak… Kalau begitu saya harus pamit, utk mempersiapkan segala sesuatunya…..

W: WAAA…KALAU BEGITU SAYA JUGA MOHON PAMIT KAKAK KYAI…..

SBI: Ei…ei…i..i..silahkan…silahkan…saya mengiringi dg pandonga…

 

dlang..tak…dlang..tak..tak…dlang…

nung.nong.nang.ning.nengngngng…

 

(menyambut ulur-salam dari kadang

http://tomyarjunanto.wordpress.com/ )

 

 

Rahayu…..

~ oleh dBo pada Mei 3, 2009.

15 Tanggapan to “Selingan Khusus”

  1. huuuuuuwaaaaaaakaaakakak… hahahaha… salam dari SBI sampai nguaaaakkaaak tuuuh dienyaaa… gimana ya rasanyaaa dengerin punakawaaaaaan nguakaaaaak… hahahaha… AYA AYA WAE… yayaya.. salam dari Kaki Semaaaar… weleh weleeeeeeh kakine segede opo yaa… mungkin segede gunung tidaaaar yaaa… heeheehee…
    Salam Sayang mBaaah

  2. Dipun lanjut Kangmas Prabu Dwarawati, Kangmas Harya Sena saha Pamong kula pun Eyang Bathara Ismaya.
    Panengah Pandawa nembe nandhang duhkitaning kalbu
    Lha nggih sampun tumeka mangsane kita Para Pandawa niki luwar saking buangan kalah dadu
    Nanging dospundi ngalahaken hegemoni panguwaos sakniki
    Dene para pangembating praja ingkang dipun pepundhi saged madeg dados Prabu Matswapati saking praja Wiratha dados sponsor nyuwun baline praja Amarta malah sami cengkah bubrah rebutan panguwaos lali marang pamomongipun
    Duh Jagad Dewa Bathara
    Manungsa menus-menus kakehan dosa😥
    …….
    Kembang johar kembang jewawut
    Pasare bubar kerene mawut

  3. hihihi… Salam Sayang buat mbaaaahe.. tambahin box commentnya dunk.. biar tahu kalau dah di jawab and di sapa..
    Salam Sayang
    Salam Taklim

  4. wah…banget anggonku sarujuk anane tulisan iki…
    para sedulur sak nuswantara wis pada nglalekake bab punjering bangsa lan tlatah nuswantara, yo kuwi Situs Purbakala Sangiran sing wis diakoni Dunia International…
    Banget anggonku ngaturake panuwun marang sedulur dbo911 sing wis ngangkat bab Sangiran…
    Sepisan maneh ngaturake panuwun marang dbo911, sedulurku kang sejati sinarawédi…

    Marang para sedulur-sikep, wong-sikep, wong-samin lsp., ayo pada madep-mantep adedasar Sikap-Samin mbangun bakuh kukuhing mosaik Nuswantara Kertagama Raharja Indonesia(‘NKRI’)…..

    Salam seduluran dbo911…
    Salam ‘NKRI’…

  5. TOK.. TOOK.. TOOOK..
    pada kemana yaaaaaaa… halllooo… spedaaaa…
    weleh weleeeeeeeh.. lagi samadhi…..😆
    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu..:mrgreen:

  6. Sejak kapan nge-dalang?

  7. ooo.. masih belum pulang yaaaa.. ya udah saya balik ah..
    Salam Sayang

    Petisi khusus untuk mbah Bento
    – buatkan ruang komentar.. biar tahu kalau dah dibalas
    – buatkan link blogroll sahabat.. OK !!
    ATAS NAMA
    Kyai Semar *Eyang Ishmaya*

  8. dereng diupdate Yang

  9. Salam Kenal Dan Salam Persahabatan dari kami
    Wordfresh Community

  10. Belum ada lakon baru lagi yaaa…

    Salam Kenal
    Salam Taklim
    Salam Damai Penuh Cinta Kasih

  11. @ kangBoed
    Wadoouuuh…petisi?!…interpelasi?!…marah ni yeee…
    sabar..sabar..cuuup sayaaangngng kadangku…
    saya masih gloyoran dan kliyengan…

    Rahayu…kadang sutresnaku

    @ tomy
    terpaksa belum mas Tomy…
    menunggu datangnya inspirasi…anak saya menyebut Sinkronisasi…datang dan pergi tanpa diduga, tak dpt dicegah atau ditolak…..
    terimakasih atensinya…terimakasih…

    Rahayu…salam sihkatresnan…

    @ Fitri
    terima kasih telah berkunjung…
    salam kenal dan persahabatan…semoga lebih banyak lagi kita dpt saling berbagi, belajar, koreksi, asah-asih-asuh melalui mosaik media ini…
    dlm kesempatan ini ijinkan saya menghimbau para bidadari, srikandhi ‘NKRI’ ikut memeriahkan mosaik Blog(menjadi Blogger). Agar terjadi keseimbangan/menyatunya Paradoks…bukan pria bukan wanita sekaligus ya pria ya wanita… Titik akhirnya adalah MENYATUNYA SUMBER DAN MUARA…SANGKAN PARANING DUMADI…..TITIK PUSAT ALAM-SEMESTA…….
    tan kena kinaya apa – ma ga ba tha nga…….
    tidak dapat diandaikan/digambarkan seperti apa – silahkan andaikan, gambarkan, namakan…apa saja
    sejak kapan nge-dalang…? hi…hi…mau jawab jadi bingung…sejak kadang2 Bento…huak….huaakkk…

    Rahayu…sahabat baruku…

    @ Wordfresh Aggregator Community
    terimakasih telah berkunjung…semoga kita makin erat begandeng-tangan mengembalikan jati-diri dan keutuhan ‘NKRI’…

    Rahayu…sahabat baruku…

    @ Sumego
    terimakasih…terimakasih…atas kunjungannya mas…
    kadang baruku yang penuh sihkatresnan..mas Mego
    belum ada lakon baru…..?!…hi..hi..hi..kapan…ya…
    nanti..nunggu kalau ‘kambuh’ lagi Bento-nya…hua…hua…hua…hua…huaaaaa…

    Rahayu…kadang sihkatresnanku..mas Sumego…..

  12. hehehe.. emBaaaah dalaaaang Bentooo lakone opo ooo.. sing anyar.. yang baru gitu lhoooo..
    Salam Sayang
    Salam Kangen
    Salam Rindu untukmu..😆

  13. hihihi.. belum manggung lagi mBaaah..
    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu..😆

  14. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fuuuulllllllllllllll

  15. Waaaakakakakak.. mBah Dalang Bento sayang belumb bikin tulisan baru yaaaaaaak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: